JAKARTA-Partai Golkar Munas Bali menegaskan salah satu agenda Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Hotel Sangri-La, Jakarta, 12-14 Juni membahas persoalan ekonomi yang terus menurun. Karena Partai Golkar akan memberikan sejumlah masukan. “Masalah ekonomi Indonesia yang terus merosot ini menjadi perhatian dan persoalan terkini yang dihadapi negara dan bangsa Indonesia,” kata Sekjen Partai Golkar 2009-2015, Idrus Marham di Jakarta, Kamis (11/6).
Menurut Idrus, Rapimnas Partai Golkar kali ini digelar kepengurusan DPP Golkar hasil Munas ke-8 di Riau lima tahun silam. Rapimnas ini memang yang diamanatkan pengadilan adalah Munas Riau. “Dewan pengurus Munas ke-8 (Riau 2009) akibat putusan PTUN dan Pengadilan Negeri Jakarta Utara, memberikan eksistensi pada pengurus ke-8 hasil Munas Riau. DPP dibawah ARB dan Idrus Marham.”
Sementara itu Ketua penyelenggara Rapimnas (OC), Freddy Latumahina mengatakan, keutusan Rapimnas diambil, setelah melakukan rapat konsultasi nasional yang dilakukan pada 2 Juni 2015. “Pembukaannya malam. Kita lakukan dua hari. Kepengurusannya hasil Munas Riau, tidak ada kiri atau kanan. Maka AD/ART hasil Munas Riau yang berlaku,” jelas Freddy.
Sedangkan Ketua SC Rapimnas, Rambe Kamaruzzaman mengatakan, Rapimnas juga membahas Tata Tertib Rapimnas. Karena, forum ini adalah satu tingkat di bawah munas. Karena itu, tatib ini dibuat aturan yang menyangkut posisi rapimnas secara tegas hasil putusan PTUN dan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.












