Hingga akhir tahun 2013, BPR-BPR anggota ABB di seluruh wilayah Bali sudah mencapai 118 anggota dan per Februari 2014 telah bertambah menjadi 120 anggota.
Beberapa hal yang telah disepakati dalam penyelenggaraan ABB dengan Bank Andara sebagai Bank koordinator dalam rentang waktu selama ini.
Kesepakatan itu mencakup penempatan deposito oleh anggota ABB di Bank Andara, dengan suku bunga BI rate -3%.
Kesepakatan lainnya jelasnya komitmen Bank Andara memberikan dana buffer facility 1x total dana penempatan anggota, dengan suku bunga BI rate.
“Penggunaan dana idle oleh anggota ABB dengan suku bunga LPS BPR-0,5% sebagai cadangan likuiditas untuk pinjaman besar yang jatuh tempo,” ujarnya.
RAT ABB ini juga menyepakati pembagian laba ABB sebesar 60:40 (Bank Andara 60%, Anggota ABB 40%).
“Peningkatan kompetensi berupa pelatihan, pengelolaan keuangan dan technical assistance. Termasuk informasi seputar produk dan layanan yang terkini maupun yang akan ada di kemudian hari,” jelasnya.
Dalam RAT ABB ini lanjutnya seluruh anggota menerima laporan pertanggungjawaban ABB dan membahas kesepakatan bahwa laba ABB tahun 2012 dan 2013 porsi BPR digunakan untuk kegiatan pelatihan.
Selain itu, anggota yang belum memenuhi deposito sesuai dengan ketentuan sebesar Rp. 100.000.000,- agar dipenuhi paling lambat akhir Mei 2014. “ SOP masih tetap mengacu kepada yang berlaku sebelumnya,” jelasnya.












