Sementara itu, Deputi Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis menjelaskan, realisasi penyerapan tenaga kerja Indonesia pada Triwulan II tahun 2017 mencapai 345.323 orang dengan rincian sebanyak 104.255 orang pada proyek PMDN dan sebanyak 241.068 orang pada proyek PMA.
“Capaian realisasi penyerapan tenaga kerja ini merupakan tambahan tenaga kerja yang dapat diserap oleh kegiatan investasi yang terealisasi pada periode Triwulan II tahun 2017 ini. Angka capaian serapan tenaga kerja yang positif ini dapat mendorong upaya pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja,” papar Azhar.
Thomas menjelaskan tentang peningkatan sebaran investasi di luar Jawa. Sebaran investasi di luar Jawa semakin meningkat menjadi Rp79,7 triliun atau setara dengan 46,6% dari total investasi (dibanding Triwulan II tahun 2016 yang hanya sebesar 45,9%). “Realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp91,2 triliun (53,4%),” ujarnya.
BKPM mencatat, realisasi investasi (PMDN & PMA) berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah: DKI Jakarta (Rp24,8 triliun, 14,5%); Jawa Barat (Rp24,8 triliun, 14,5%); Jawa Timur (Rp21,3 triliun, 12,5%); Banten (Rp 11,5 triliun, 6,7%) dan Sumatera Selatan (Rp10,6 triliun, 6,2%).















