“Sementara tema kedua yang sangat besar dan juga masih terus kita lanjutkan dari sebelumnya adalah penyediaan infrastruktur mulai dari infrastruktur dasar yang mendorong konektivitas, kita juga tahu bahwa infrastruktur kita harus semakin sesuai dengan struktur perekonomian kita yang semakin digital. Lalu bagaimana energi harus tersedia, pangan juga harus tersedia, dan dorongan industrialisasi harus terus kita lakukan,” tambah Kepala BKF.
Selain itu, yang tidak kalah penting adalah institutional development.
Bagaimana reformasi birokrasi dan regulasi itu kemudian diterjemahkan menjadi kemudahan berusaha bagi masyarakat, bagi investor, bagi semua masyarakat yang bisa menciptakan lapangan kerja.
“Juga bagaimana kita akan melihat lebih banyak investasi dan lebih banyak lapangan kerja. Inilah yang kemudian kita harapkan menunjukkan nanti dorongan dari reform ini tidak hanya menghasilkan business as usual, tetapi perekonomian kita bisa perform di level yang lebih tinggi kalau kita dorong reformasi ini dalam beberapa tahun kedepan,” tutup Febrio.
Pada kesempatan yang sama, Senior Vice President yang juga sebagai Ekonom Bank Permata Josua Pardede berharap transformasi ekonomi dapat mengembalikan perekonomian seperti sebelum pandemi covid-19 di 2020.














