“Ini juga merupakan langkah cerdas dalam mengumpulkan talenta muda yang potensial. Para atlet SEA Games telah membuktikan kemampuan mereka dalam menghadapi tekanan, bekerja dalam tim, dan mencapai target yang menantang, kualitas yang sangat dibutuhkan dalam tugas-tugas kepolisian modern yang kompleks dan dinamis,” tegas Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) ini.
Dengan merekrut atlet berprestasi, kata Boni, Polri berinvestasi pada individu-individu yang telah menunjukkan komitmen terhadap keunggulan dan pengabdian kepada negara. Pertama, para atlet berprestasi bakal memperkuat kapasitas institusional dengan menambahkan sumber daya manusia yang memiliki mental pemenang, disiplin tinggi, dan kemampuan beradaptasi dalam situasi tekanan.
Kedua, menurut Boni, perekrutan tersebut menjamin demokrasi hukum dan bisa membangun Kepercayaan Publik. Boni menilai kehadiran atlet nasional yang dikenal dan dihormati masyarakat dalam jajaran Polri dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Keempat, modernisasi Institusi. Langkah inovatif ini menunjukkan bahwa Polri adalah institusi yang dinamis, terbuka terhadap perubahan, dan terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Inisiatif ini sejalan dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, di mana rekrutmen berbasis merit dan prestasi menjadi fondasi untuk membangun institusi yang kuat dan terpercaya,” terang dia.














