Petrus yang merupakan nelayan sederhana sedangkan Paulus dari kaum terpelajar.
“Allah telah memilih saudar-saudari sebagaimana Gambaran Allah memilih Santo Petrus dan Paulus Rasul sebagai tonggak berdirinya gereja”, lanjut Uskup Antonius.
Uskup berpesan, agar semua pengurus dapat sungguh-sungguh memaknai panggilan ini dengan bekerja sebaik mungkin.
Sementara itu, Dirjen Bimas Katolik, Suparman mewakili pemerintah dalam acara pelantikan tersebut menyampaikan dua hal penting yaitu pemerintah melalui Kemenag RI mendukung penuh kepengurusan yang baru dilantik ini dan kedua diharapkan LP3KN di bawah kepemimpinan Muliawan meninggalkan legacy yang baik.
“Bapak Menteri Agama menitipkan salam hormat untuk kita semua dan sekaligus menyampaikan dukungan kepada Pengurus LP3KN”, ujar Suparman.
Muliawan Margadana sebagai Ketua Umum LP3KN yang baru dilantik dalam sambutan perdananya menyampaikan banyaknya pekerjaan rumah yang sudah menanti.
Ia mengajak seluruh pengurus untuk menjalankan tugas sesuai bidangnya masing-masing dan memperbanyak anjangsana ke seluruh stakeholder LP3KN termasuk berkoordinasi dengan LP3KD di seluruh Indonesia.
“Kita harus kembali membangun brand LP3KN sebagai lembaga pembinaan. Karena itu, kita juga harus memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder LP3KN”.














