Dana IPO ini akan digunakan sebesar 69,65% untuk belanja modal (capital expenditure) guna mendukung pengembangan usaha. Sebesar 13,19% untuk kebutuhan operasional (operational expenditure), termasuk pembelian suku cadang, sewa kendaraan operasional, dan pengembangan aplikasi. Sisanya akan disalurkan sebagai pinjaman kepada beberapa anak usaha, yaitu, PT Joen Lie Indonesia, PT Liantra Wil Indonesia, PT Jantra Mantra Kerta Indonesia, PT Jantra dan JTRS, PT Jantra Wil Indonesia, PT Wildanes Kerta Jaya Indonesia, PT Jantra Traspatih Indonesia, PT Van Harness Indonesia, dan PT Jantra Techno Indonesia.
Imam menjelaskan, misi perusahaan berfokus pada lima aspek utama, yaitu memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dengan standar bengkel resmi, harga lebih hemat. Menerapkan konsep Go Green dalam setiap pengerjaan. Membangun hubungan kemitraan yang sinergis dengan berbagai pihak. Membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi masyarakat Indonesia. Menciptakan SDM yang unggul, profesional, dan berkualitas.














