Manajemen BBRM menyebutkan, progres penyerahan kapal adalah seluruh kapal tunda dan tongkang yang dijaminkan kepada DBS telah selesai diserahkan pada Desember 2020.
“Dengan ini, maka seluruh saldo fasilitas pinjaman ke DBS telah lunas.”
Pada Oktober dan November 2020, BBRM juga sudah menyelesaikan seluruh saldo fasilitas pinjaman kepada UOB, CIMB dan Maybank.
Sesuai dengan strategi bisnis untuk mempertahan eksistensi perseroan, maka BBRM akan mencari kapal-kapal pengganti.
“Dengan kondisi sekarang, dukungan dari perbankan masih dirasa sulit. Sehingga, dukungan dari pemegang saham menjadi opsi yang paling mungkin dan mudah untuk dilakukan.
Perseroan berencana melakukan PM-HMETD (rights issue),” demikian disebutkan manajemen BBRM.
Sebelum melakukan rights issue, tentunya BBRM terlebih dahulu akan melaksanakan reverse stock.
“Saat ini perseroan terus berkoordinasi dengan BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk kemungkinan pelaksanaan reverse stock dan PM-HMETD”














