“Sebenarnya mau 1 titik gitu ya, apakah di Solo, apakah di Semarang. Tapi ternyata semua berdebat, kalo bisa tambah lagi pak, setiap ekstra residenan itu artinya 6, nggak mungkin gitu kan. Maka diputuskan di dua tempat karena dua-duanya pengen dilaksanakan dan banyak orang yang pengen hadir, luar biasa bahkan dari Jakarta hari ini (kemarin) sudah membawa timnya masuk ke sana,” kata Ganjar di Kabupaten Bogor, dikutip Sabtu (10/2/2024).
“Saya tidak membayangkan kondisinya karena Jawa Timur juga mau hadir. Maka dengan dipecah 2 mungkin akan lebih baik,” sambung dia.
Sementara itu, Deputi Kanal Media Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra, menjelaskan, jika Solo ke Semarang menandakan peralihan kepemimpinan dari Presiden Jokowi ke Ganjar.
“Dari Solo menuju Semarang, dari era Jokowi menuju era Ganjar Pranowo. Dari daerah yang dulu melambangkan basis Jokowi, bergerak menuju Semarang, daerah yang merupakan perlambang basis Ganjar Pranowo,” kata Karaniya.
Menurutnya, seperti halnya ‘Hajatan Rakyat’ Solo yang dijejali ratusan ribu massa, Semarang juga akan tumpah ruah rakyat.
“Besok, Sabtu 10 Februari 2024, masyarakat dapat menghadiri ‘Hajatan Rakyat’ Semarang yang dimulai pukul 13.00 WIB. Kita nantikan Mas Ganjar dan Prof Mahfud akan menyampaikan apa menuju pemilihan umum 14 Februari,” tuturnya.















