Riset dan penilaian terhadap total 133 perusahaan di Indonesia pada tahun ini melibatkan pula LKN Astacita, Sinergi Daya Prima, SGL Management, Dwika Consulting, Melani K Harriman and Associate, Solusi Kinerja Bisnis, serta akademisi dari Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengatakan bahwa sektor ketenagakerjaan sangat perlu untuk berbicara tentang masa depan.
“Seperti kita ketahui, kini muncul pula aspek meaningfull work, AI (artificial intelligence), personal growth di dalam dunia kerja,” ujarnya.
Yassierli menyatakan, lanskap ketenagakerjaan berubah oleh adanya AI, sejumlah tuntutan demografi dan green transition sustainability.
Terkait aspek tren demografi, kelompok milenial dan Gen Z kini mendominasi dunia kerja di Indonesia, dengan porsi mencapai 58,7 persen dari total angkatan kerja.
“Karakter mereka berbeda dengan generasi yang sebelumnya. Tantangan future of work dan karakter milenial dan Gen Z itu mendorong pentingnya people centric organization,” ucap Yassierli.












