Acara Nondoi ini tak eksklusif bagi adat setempat tapi juga bisa disaksikan wisatawan.
Para wisatawan juga diperkenankan ikut bergabung dalam rangkaian ritual tapi hanya sebatas memainkan musik petep.
Sedangkan untuk kenong hanya bisa dimainkan untuk mereka yang mewarisi keturunan leluhurnya.
Bagi masyarakat Paser, ritual ini merupakan upaya mereka dalam menghormati para leluhur.
Dengan ritual itu masyarakat berharap agar mendapat hasil melimpah saat berladang atau bekerja.
Kekayaan budaya di calon ibu kota negara baru Indonesia ini sudah menjadi event wisata. Setiap tahun biasanya pemerintah Penajam Paser Utara menyelenggarakan pesta Belian Adat Paser Nondoi.
Pesta ini memadukan unsur budaya lokal dengan hiburan dan kegiatan lomba yang dikemas sebagai ajang menampilkan beraneka ragam budaya khas untuk melestarikan budaya asli “Benuo Taka” (sebutan Kabupaten Penajam Paser Utara).













