JAKARTA, BERITAMONETER.COM – Manajemen PT RMK Energy Tbk (RMKE) menyampaikan bahwa Perseroan telah berhasil menyelesaikan pembangunan fasilitas coal hauling road yang terintegrasi dengan stasiun muat di Gunung Megang. Hal itu dikemukakan Vincent Saputra, Direktur Utama RMKE dalam public expose insidentil, Jumat (17/10/2025).
Menurut Vincent, dengan infrastruktur ini, RMKE dapat memberikan pelayanan jasa logistik batubara yang seamless dari hulu hingga hilir dengan muatan batubara di Pelabuhan Kramasan Musi 2. Fasilitas coal hauling road ini telah terhubung dengan dua tambang baru PT Wiraduta Sejahtera Langgeng (WSL) dan PT Duta Bara Utama (DBU).
Meskipun dihadapkan dengan kondisi pasar batubara yang menantang, RMKE menunjukkan ketahanan dan prospek positif melalui pertumbuhan pendapatan jasa dan peningkatan efisiensi operasional.
RMKE berhasil memuat sebanyak 3,7 juta ton batubara hingga Juni 2025 volume tersebut termasuk dengan kontribusi tambahan volume dari pelanggan baru yang telah terhubung dengan fasilitas coal hauling road sebesar 268 ribu ton. Hal ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk mempertahankan volume jasa meskipun adanya penurunan permintaan dan harga global.
Di sisi lain, segmen penjualan batubara masih mengalami tantangan penurunan volume dan harga batubara. Hingga Juni 2025 RMKE berhasil menjual batubara sebanyak 428,6 ribu ton batubara. Harga penjualan batubara juga masih terkoreksi sebesar 6,6% YoY.














