JAKARTA-Tim teknis uji jalan bahan bakar biodiesel B30 pada kendaraan bermesin diesel telah menyelesaikan uji jalan, uji performa kendaraan, monitoring dan evaluasi pada tanggal 5 November 2019. Selanjutnya, Pemerintah melalui Kementerian ESDM akan menyampaikan hasil uji jalan dan rekomendasi teknis B30 kepada publik pada akhir Bulan November ini.
“Pemerintah berencana menyampaikan hasil uji jalan dan rekomendasi teknis B30 kepada publik pada akhir Bulan November 2019”, kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Balitbang ESDM), Dadan Kusdiana di Jakarta (8/11).
Lebih lanjut Dadan menyampaikan, agar implementasi B30 di awal Januari 2020 dapat terlaksana dengan baik diperlukan kesiapan dari para produsen biodiesel, kesiapan industri manufaktur dan masyarakat serta kelengkapan penyediaan infrastruktur
Dadan mengungkapkan, Balitbang ESDM bersama Direktorat Jenderal EBTKE, Badan Pengkajian dan Penerapan Tekonologi (BPPT), Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), PT Pertamina, Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) saat ini tengah menyusun laporan akhir.
Uji jalan bahan bakar B30 pada kendaraan diesel, dilaksanakan mengacu kepada hasil monitoring dan evaluasi uji jalan B20 yang dilaksanakan pada pada tahun 2015 dan mulai diimplementasikan 1 Januari 2016, dan dilakukan beberapa perbaikan sesuai hasil monitoring B20.














