Dia juga menjelaskan, sebagai industri pendukung otomotif, usahanya memasarkan robot pencuci mobil dan motor diuntungkan oleh pertumbuhan populasi kendaraan bermotor di Indonesia.
“Hanya perlu beberapa menit dengan hasil maksimal. Konsumen bisa mampir tanpa mengeluarkan banyak waktu, misalnya saat berangkat atau pulang beraktivitas,” terangnya.
Selama IIMS 2013, pihaknya juga menawarkan skema kerja sama dengan sistem franchise.
Untuk kerja sama Robotic Motor Wash, investor hanya butuh modal kurang dari Rp 40 juta dan sudah bisa langsung mengoperasikan bisnis cuci motor modern ini di berbagai kawasan.
“Tawaran franchise ini bentuk dari kebanggaan anak bangsa dan upaya untuk membangun teknologi dan industri dalam negeri. Pengelolaan bisnis pencucian kendaraan yang cepat dan tepat akan jadi kebutuhan standar seiring dengan populasi kendaraan yang begitu pesat,” pungkasnya.













