JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando Emas menegaskan institusi Polri sudah melakukan perbaikan dalam rangka menjalankan tugas dan fungsinya.
Hanya saja, kata Fernando, masih ada persoalan dalam internal lembaga penegak hukum itu sendiri.
“Tidak bisa kita pungkiri bahwa selama ini Polri sudah banyak melakukan perbaikan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Namun masih ada persoalan penting dan mendasar yang perlu dilakukan perbaikan internal Polri,” ujar Fernando dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).
Fernando menuturkan bahwa institusi Polri merespons baik aspirasi masyarakat yang meminta adanya reformasi dalam tubuh Polri.
Namun, dia menilai pembenahan dalam internal Polri tak bisa dilakukan secara sederhana.
“Peran vital yang dimiliki Polri mencakup menjaga keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga tidak sesederhana apa yang dipikirkan oleh beberapa pihak kalau ingin membenahi Polri,” jelas Fernando.
Dia pun menambahkan bahwa reformasi Polri tak berarti harus mengganti Kapolri. Sebab, menurutnya Polri membutuhkan reformasi budaya.
“Agar Polri semakin baik, untuk saat ini tidak membutuhkan reposisi atau sekedar pergantian Kapolri. Namun untuk saat ini Polri perlu melakukan Reformasi Budaya,” ungkap dia.














