Fernando pun turut mengatakan beberapa pandangan terkait Reformasi Polri.
Pertama, transparansi yang selama ini sudah dilakukan oleh Polri harus semakin baik ke depannya.
Terutama dalam hal perekrutan anggota Polri dan penempatan pejabat Polri.
“Walaupun selama ini transparansi sudah dilakukan oleh Polri. Diharapkan dengan semakin transparannya Polri maka masyarakat akan semakin percaya terhadap semua proses yang dilakukan,” kata dia.
Kedua, Fernando menilai Polri harus menindak tegas jika ada anggota yang melanggar atau mencoreng nama baik institusi.
“Dilakukan Reward and punishment terhadap personel yang memang layak menerimanya. Kemudian, perbaikan terhadap tingkat kecepatan layanan. Apalagi saat ini quick response time mendapatkan perhatian karena saat ini adanya anggapan di masyarakat bahwa Pemadam Kebakaran lebih cepat pelayanannya dibandingkan Polisi. Apalagi tugas dan fungsi Polri adalah mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat yang membutuhkan respon cepat,” katanya.
Anggota Polri juga dinilai harus lebih memberikan pelayanan terbaik dan selalu mengayomi masyarakat.
“Perbaiki moral seluruh personel Polri. Seluruh jajaran Polri harus memiliki niatan dan semangat yang sama untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat serta menjaga nama baik institusi,” pungkas Fernando.














