JAKARTA,BERITAMONETER.COM – PT Link Net Tbk (LINK) sepanjang 2025, menderita rugi bersih mencapai Rp1,45 triliun atau membengkak 22,88 persen dibandingkan dengan rugi bersih Tahun Buku 2024 yang sebesar Rp1,18 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan LINK untuk periode berakhir 31 Desember 2025 yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (16/2), emiten di bawah kendali Axiata Investments ini membukukan pendapatan Rp3,08 triliun atau meningkat 22,22 persen (year-on-year).
Total beban (neto) LINK di Tahun Buku 2025 membengkak 5,36 persen (y-o-y) menjadi Rp4,52 triliun, sehingga perseroan mengalami rugi sebelum pajak penghasilan sebesar Rp1,44 triliun atau lebih rendah 18,64 persen dibandingkan Tahun Buku 2024 sebesar Rp1,77 triliun.
Akibat ada beban pajak penghasilan di 2025 senilai Rp5,71 miliar, maka rugi tahun berjalan LINK menjadi Rp1,45 triliun atau menurun 17,14 persen (y-o-y).
Besaran rugi tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk di 2025 juga sebesar Rp1,45 triliun atau membengkak 22,88 persen dibandingkan laba bersih 2024.
Dengan demikian, saldo laba LINK per 31 Desember 2025 tersisa Rp464,55 miliar atau ambles 75,8 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp1,92 triliun.











