JAKARTA – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) bersiap melakukan aksi korporasi besar. Perusahaan pelat merah ini mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback mulai 28 Mei 2025 hingga 27 Mei 2026.
Usulan buyback ini sedang dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini di Jakarta, Selasa (27/5/2025).
Telkom telah menyiapkan dana sebesar Rp3 triliun untuk merealisasikan aksi buyback tersebut. Dana ini akan diambil langsung dari kas internal perusahaan.
Aksi buyback ini merujuk pada ketentuan Peraturan OJK Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham oleh Perusahaan Terbuka.
Perseroan menjelaskan, proses pembelian kembali saham akan dilakukan maksimal dalam waktu satu tahun setelah disetujui RUPST. Jumlah saham yang akan dibeli juga tidak akan melebihi 10% dari total modal disetor Telkom.
Manajemen Telkom menyebutkan bahwa program ini bertujuan memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
“Pelaksanaan transaksi share buyback tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan,” tegas manajemen Telkom dalam keterangannya.
Dari sisi kinerja keuangan, manajemen memastikan bahwa pendapatan perusahaan tidak akan terdampak oleh aksi pembelian saham ini.












