BANGKOK–Rusia berkomitmen untuk membantu pembangunan infrastruktur Ibu Kota baru Indonesia di Kalimantan Timur. Namun Moskow juga meminta dukungan Pemerintah RI untuk keberlanjutan investasi proyek kereta api batu bara di Kalimantan Tengah.
“Pihak Rusia mempertanyakan hal yang masih tertunda dan ditanyakan Rusia yakni proyek Russian Railways dari Kalimantan Tengah, untuk kereta batu bara,” kata Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita usai bertemu secara bilateral dengan Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia Maksim Oreshkin di Bangkok, Thailand, Selasa, (10/9/2019).
Pertemuan Mendag dan koleganya ini dilakukan di sela Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Minister”s Meeting/AEM) ke-51. “Namun Rusia juga menyampaikan akan memberikan dukungan terhadap infrastruktur yang lain, apalagi terkait pemindahan ibu kota,” ujar Enggar.
Pemerintah Indonesia sudah memutuskan untuk memindahkan Ibu Kota-nya dari Jakarta ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dengan kebutuhan investasi hingga Rp466 triliun. Pemindahan itu paling lambat dilakukan pada 2024. “Saya akan sampaikan itu ke menteri yang terkait masalah ini dan apa saja hal-hal yang terhambat,” tambahnya.














