2. Subsidi Langsung Produksi, Bukan Kredit Berbunga
Hapus logika “utang dulu baru usaha.” Peternak butuh subsidi pakan, bibit unggul, dan kandang standar. Model ideal: setiap 10 peternak di satu desa difasilitasi 1 unit pengolahan limbah dan 1 konsultan teknis lapangan.
3. Bangun ‘Peternakan Startup Center’ di Setiap Provinsi
Fasilitas ini menggabungkan fungsi pelatihan, inkubasi bisnis, dan akses pasar. Anak muda direkrut, digaji dasar, diajari teknologi ternak modern (IoT, AI, blockchain supply chain) lalu dimodali untuk menjalankan peternakan mikro. Target: lahir 1.000 peternak muda digital per tahun.
4. Teknologisasi Peternakan: Revolusi Industri 4.0 di Kandang
Kembangkan platform digital nasional berbasis big data untuk monitoring populasi, distribusi, dan produktivitas ternak. Gunakan sensor suhu, aplikasi pengelolaan pakan, dan pelaporan produksi otomatis. Pemerintah siapkan starter kit teknologi untuk peternak muda secara gratis.
5. Kampanye Nasional: “Peternakan Itu Cuan, Cerdas, dan Canggih”
Rebranding profesi peternak melalui media sosial, YouTube, dan TikTok. Libatkan influencer, kreator konten, dan tokoh muda. Buat serial web realitas peternakan sukses. Gandeng Netflix atau layanan streaming untuk dokumenter “Peternak Milenial.”














