JAKARTA– Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) saat memulai transaksi perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, langsung melesat ke batas auto-rejection atas (ARA) pada level 3.600 dari posisi 2.880.
Harga saham EMAS yang ditawarkan saat pelaksanaan IPO sebesar Rp2.880 per lembar, terpantau menguat 25 persen di pasar sekunder ke posisi Rp3.600 per lembar atau mentok di batas ARA.
Hingga pukul 9.15 WIB, nilai transaksi EMAS sebesar Rp11,61 miliar, sedangkan volume transaksi sebanyak 3,23 juta saham dan frekuensi transaksi mencapai 3.880.000 kali.
Lantaran posisi saham mampu bertengger di level 3.600, maka nilai kapitalisasi pasar (market cap) menjadi Rp58,24 triliun dari sebelumnya Rp46,6 triliun.
Menurut Presiden Direktur EMAS, Boyke P Abidin saat seremoni pencatatan perdana saham EMAS di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (23/9), pencatatan saham perdana ini bukan hanya tonggak sejarah dalam perjalanan perusahaan, tetapi juga sebagai wujud komitmen terhadap pertumbuhan jangka panjang.
“Melalui IPO, kami memperkuat pondasi keuangan perseroan dan sekaligus membuka kesempatan bagi publik untuk menjadi bagian dari perjalanan MGR (EMAS). Kami percaya, langkah ini akan mendukung pengembangan Pani Gold Project dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat di wilayah operasional kami,” ungkapnya.














