“Polri dan BNN juga harus selalu gandeng PPATK dalam mengusut kasus narkoba. Ikuti aliran uangnya. Kalau jeli, uang sebesar itu pasti mengalir ke hanya beberapa pihak saja. Nah mereka-mereka itulah musuh utama kita yang sebenarnya, bandar-bandar besar, seperti Fredy Pratama itu. Negara harus berani perangi bandar besar. Biar terputus rantai supply-nya,” tambah Sahroni.
Terakhir, Sahroni melihat dengan pengungkapan sebesar ini, memberi sinyal bahwa Indonesia serius dalam memerangi narkoba.
“Tapi dari pengungkapan sebesar ini juga menjadi sinyal bahwa negara tidak tunduk pada bandar narkoba. Malah ini sinyal perang kepada mereka. Negara selalu serius dalam memberantas narkoba,” tutup Sahroni













