JAKARTA – Viral di media sosial, beragam tindak kriminal berupa aksi premanisme, pungutan liar (pungli), dan begal yang kembali marak terjadi di masyarakat.
Terbaru, sebuah video memperlihatkan dua preman di Pasar Baru Bekasi, memalak pedagang pasar yang tengah berjualan.
Setelah ditangkap, preman tersebut mengaku bisa meraup ratusan ribu rupiah perharinya.
Selain itu, di Kabupaten Bekasi, kasus lainnya yang juga menjadi sorotan yaitu aksi brutal sekelompok begal yang menyerang seorang anggota polisi Briptu AA, hingga nyaris tewas.
Motor korban pun raib dibawa kabur pelaku.
Serentetan kejadian kriminal yang tengah terjadi ini pun lantas mengundang perhatian Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
Politikus NasDem itu menyoroti terkait aksi preman pasar yang dianggap meresahkan masyarakat.
“Aksi preman maupun begal belakangan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Belakangan kita tahu di pasar tradisional di Bekasi ada pemalak pedagang tradisional. Ini kan sangat menyusahkan. Orang mau jualan dengan halal malah dipalak dengan berbagai dalihnya. Maka saya mendorong Pak Kapolri untuk basmi semua preman pasar, sterilkan pasar tradisional dari segala aksi premanisme,” bujar Sahronidalam keterangannya di Jakarta, Senin (7/3).














