Said mengaku sebagai anggota DPR turun ke masyarakat jadi serba salah, tidak turun juga disalahkan.
Dimana di tengah pandemi ini pemerintah menggelontarkan uang Rp699 triliun untuk pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional.
Sehingga setiap anggota DPR diberi amanah untuk berbagi ke masyarakat diantaranya melalui pemberdayaan guru ngaji dan lain-lain untuk daerah pemilihan masing-masing.
Namun, apapun serangan yang dihadapi, Said tetap memaafkan dan tak mau melapor ke Bareskrim Polri.
Lalu, apakah serangan itu bertujuan untuk mendongkel dirinya dari jabatannya sebagai pimpinan Banggar, Said menegaskan dirinya sama sekali tak berpikir soal jabatan.
“Kalau untuk itu saya serahkan kepada Allah SWT,” tegasnya.
Politisi senior PDIP ini mengaku taat dan patuh pada aturan dan mekanisme partai. Justru Fraksi PDIP mengapreasiasi kinerja dirinya.
“Saya sudah terpilih yang keempat kalinya sebagai anggota DPR. Orang lain dua kali saja tidak ada,” pungkasnya. ***












