“Bagi kami itu baik baik saja, artinya kapasitas dan integritas Mas Gibran sebagai kader PDI Perjuangan diakui oleh partai lain. Pada saat yang sama Mas Gibran juga membawa semangat persatuan kepada segenap pihak,” papar Said yang juga Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR itu.
Lebih jauh Said berpendapat, kehadiran Gibran pada perhelatan partai politik lain memperlihatkan keluwesannya dalam pergaulan politik. Ia bisa bergaul dengan luwes, supel, dan merangkul semua pihak.
“Model kepemimpinan seperti inilah yang bisa menjadi teladan, dan cerminan kepemimpinan dibutuhkan di masa depan, khususnya dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin tidak mudah. Sebab dengan elan persatuan, itulah modal dasar terbanggunnya kerja gotong royong sebagai jiwa penting Pancasila,” tegasnya. ***














