JAKARTA-Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menilai, masyarakat Indonesia saat ini tidak bisa dibohongi dan anti diintimidasi dengan cara apa pun dalam Pemilu 2024.
Karena itu Said menghimbau para politisi untuk meninggalkan cara-cara lama sisa-sisa praktik Orde Baru dalam memanipulasi Pemilu untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2024.
Hal itu disampaikan Said Abdullah yang juga Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR di Jakarta, Selasa 16 Januari 2024.
“Dinamika sosial, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi kini mewujud menjadi kekuatan luar biasa, yang memonitor ketat sehingga mudah terdeteksi berbagai tindakan yang menyimpang dari aturan permainan sekecil apa pun,” kata Said Abdullah.
Karena itu setiap upaya dan tipu muslihat yang hendak mengakali demokrasi akan terbongkar dengan mudah dan akan menelanjangi para pelakunya sendiri.
Said mengemukakan ada sejumlah alasan mengapa cara-cara lama itu harus ditinggalkan.
Pertama,masyarakat saat ini makin mudah mendapatkan akses informasi dan komunikasi sehingga sekecil apapun tindakan penyalahgunaan kekuasaan misalnya, mudah dan sangat cepat diketahui oleh rakyat seluruh negeri.
Kedua, masyarakat Indonesia saat ini praktis bukan lagi menjadi konsumen berita, tetapi sudah menjadi pembuat berita.












