JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, melontarkan kritik tajam terhadap lemahnya peran lembaga-lembaga internasional seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Dunia dalam merespons kebijakan tarif impor sepihak Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Said menegaskan,saatnya para pemimpin dunia untuk menghimpun kembali komitmen internasionalnya, menguatkan kembali kelembagaan internasional seperti WTO, IMF dan Bank Dunia.
Menurutnya, hal tersebut diperlukan agar tidak ada lagi satu atau dua negara yang dengan bebas berlaku sewenang wenang, dan egois.
“Kalau memang dunia sudah tidak memerlukan keberdaan lembaga lembaga internasional tersebut, lebih baik di bubarkan. Daripada keberadaanya seperti tidak ada,” kata Said kepada wartawan, Rabu (23/7/2025).
“Buat apa kita iuran ada WTO, IMF dan Bank Dunia kalau nyatanya mall function. Malah habiskan biaya tiada guna,” ujar Said.
Kebijakan tarif impor yang diberlakukan AS, menurut Said, merupakan bentuk ketidakkonsistenan terhadap prinsip perdagangan bebas yang justru dahulu gencar dikampanyekan oleh negara-negara maju.
Namun ketika mulai kalah bersaing, lanjut dia, AS justru memberlakukan proteksi terhadap produk asing.














