SUMENEP-Perhatian Calon Wakil Gubernur MH Said Abdullah untuk memajukan dunia pendidikan Jawa Timur khususnya Madura tak diragukan lagi.
Saat menghadiri peringatan ulang tahun ke-5 Yayasan As Salam, Desa Lapataman Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep, Minggu (23/6), Said berjanji akan memajukan dunia pendidikan di Madura.
“Saya bersama Pak Bambang Dwi Hartono, Walikota Surabaya dua periode, bertekad untuk memajukan pendidikan di Madura seperti di Surabaya,” ujar Said.
Tekad Said didasari kenyataan jika bidang pendidikan, bagi sebagian besar masyarakat Madura dirasa mahal.
Karena itu, kata Said, melalui kartu Jempol, kami mengupayakan agar setiap warga masyarakat Jawa Timur tidak perlu lagi dipusingkan dengan biaya pendidikan anaknya. Sebab kartu Jempol menggratiskan biaya pendidikan warga.”
Selain itu, tambah Said, kartu Jempol menjadi penjamin bagi warganya dalam memperoleh pelayanan kesehatan bebas biaya. “Rumah sakit tidak boleh menarik biaya bagi warganya yang berobat,” terang Said.
Di akhir sambutannya Said berharap, agar gotong-royong memajukan pendidikan di daerah ini antara dirinya, yayasan, dan warga bisa terus berkelanjutan seperti yang sudah terlaksana.
“Alhamdulillah, kalau dulu lantai belum berkeramik, karena gotong-royong bersama sehingga terwujud,” kata Said.














