JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Saka Energi Indonesia (SAKA), perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) yang merupakan bagian dari Sub Holding Gas Pertamina, menunjukkan kinerja operasional yang solid melalui optimalisasi produksi, penguatan kegiatan eksplorasi, serta penerapan inovasi teknologi.
Berbagai inisiatif tersebut dijalankan secara konsisten untuk menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang dan memperkuat keandalan operasional, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.
Memasuki tahun 2026, SAKA menargetkan pencapaian produksi net estimasi sebesar 24.000 BOEPD sebagai bagian dari strategi menjaga kesinambungan produksi dan memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi.
Target ini meningkat sekitar 10,4% dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan optimisme perusahaan terhadap potensi pertumbuhan produksi dan kinerja operasional aset secara keseluruhan.
Pencapaian tersebut akan didorong melalui optimalisasi lapangan, pelaksanaan program pemboran sumur produksi baru, kegiatan workover pada sumur eksisting, serta peningkatan reliability dan efisiensi operasi secara konsisten dan terukur.
Selain itu, SAKA juga telah melaksanakan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di WK Pangkah pada akhir tahun 2025 yang saat ini telah berhasil onstream dengan hasil produksi positif, yakni sekitar 2.430 BOPD minyak dan 2,3 MMSCFD gas, sebagai bagian dari upaya mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja produksi dari aset yang telah beroperasi.














