TANGSEL-Ketua Aliansi Santri Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Zainal Hamdi mengharapkan agar santri dan mahasiswa menjadi garda terdepan, penyampaian narasi-narasi Pancasilais sebagai ideologi dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Tanggung jawab para alumni pesantren dan mahasiswa (UIN) juga, untuk menarasikan Pancasila, sebagai idiologi NKRI. Sebarkan melalui saluran media sosial yang kita punya,” ungkap aliansi Santri UIN, Zainal Hamdi, dalam pengajian publik, Tangkal gerakan anti Pancasila, di Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu 1 Maret 2020.
Alumni Pondok Pesantren modern di Jawa Tengah ini mengatakan, perdebatan mengenai Pancasila dan Khilafah di tengah masyarakat Indonesia sudah usai.
Namun, gerakan-gerakan anti terhadap Pancasila, masih saja terjadi, lantaran narasi-narasi yang diterima sebagian masyarakat di media sosial kian masif.
“Tugas kita sebagai alumni pondok pesantren dan mahasiswa perguruan tinggi Islam terbesar, menyampaikan itu,” ucapnya.
Nurman Maulana Yusuf, Sekertaris Umum PMII cabang Ciputat, menegaskan Pancasila merupakan ijtihad para kiyai dan ulama yang dirangkum sangat baik dalam meramu kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Betul bahwa Khilafah itu ada, tapi tidak ada sistem bernegara yang bisa dibangun dengan khilafah kecuali Islam. Dan dalam konteks sistem negara, maka Pancasila adalah konsep bernegara yang paling sempurna,” katanya.













