“Banyak berkembang berita hoaks saat pandemi. Informasi seputar pandemi ada yang menyelewengkan. Untuk itu, masyarakat diminta bijak dalam menyikapi berita yang berkembang mengenai Covid-19 maupun vaksin,” paparnya.
Henri menegaskan, vaksin merupakan solusi paling utama untuk mengakhiri kondisi pandemi Covid-19.
“Untuk memutus pandemi ini, tentu salah satunya dengan keberadaan vaksin. Kami meminta agar masyarakat tidak membuat atau menyebarkan berita hoaks terkait vaksin, karena adanya vaksin tentu untuk kebaikan bersama menghilangkan virus korona,” ujarnya.
Selain itu, Henri berharap, penyampaian informasi terkait vaksin Covid-19 harus menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, agar bisa menghindari kesalahan informasi.
“Masyarakat akan lebih mudah memahami informasi, jika menggunakan bahasa yang mudah dan sesuai pemahaman. Penggunaan bahasa yang tinggi, akan membuat mereka sulit memahami,” katanya.












