Untuk itulah lanjut Lucius, SBY perlu menjelaskan kepada masyarakat. Apalagi masa kampanye ini semua partai harus mencitrakan positif dan baik, agar mendapat simpati dan dipilih rakyat.
“Jadi sikap SBY yang membiarkan hal itu, maka jelas Demokrat yang dirugikan,” ungkapnya.
Namun, Lucius mengaku belum mengerti strategi politik rahasia SBY dengan terus mendiamkan sikap Andi Arief yang kontraproduktif tersebut.
“Apakah panik karena khawatir tak lolos masuk DPR? Saya tidak tahu. Yang jelas, semua partai dan kedua capres masih sama-sama mempunyai kesempatan untuk mendapat tempat di hati rakyat. Semua berpeluang untuk dipilih, terpilih, dan memenangi kontestasi pemilu itu,” pungkasnya. ***














