Saat ini, Pillkada Manggarai sudah memasuki tahapan kampanye putaran kedua.
Berbagai dinamika saling mempromosikan diri sebagai calon Bupati / Wakil Bupati dilakukan oleh tiga kandidat yang bersaing memperebutkan posisi Bupati dan Wakil Bupati Manggarai 2024 – 2029.
Berdasarkan penomoran yang diundi KPUD Manggarai, Maksimus Ngkeros dan dr. Ronald Susilo bernomor Satu, Herybertus G.L. Nabit dan Faby Abu nomor urut Dua dan Yohan Halut dan Thomas Dohu nomor urut Tiga.
Tahapan dan agenda kampanye merupakan momentum bagi setiap kandidat mempromosikan dirinya kepada Masyarakat tentang apa dan bagaimana cara mereka memimpin Manggarai periode 2024 – 2029 nanti.
Artinya setiap kandidat wajib mensosialisasikan program-program mereka masing-masing bila terpilih nanti.
Berkaca pada proses kampanye tahapan pertama di Manggarai, tidak sedikit riak-riak, intrik dan cara-cara politik dari masing-masing kandidat dalam memperebutkan suara rakyat.
Dan apapun cara-cara tersebut merupakan gaya dari setiap calon selama tidak keluar dari koridor serta aturan kampanye.
Sejauh ini apa yang telah berlangsung di Manggarai telah berjalan dengan baik.
Hanya saja belakangan ini terjadi proses laporan kampanye hitam oleh salah seorang warga yaitu Marsel Ahang terhadap salah satu paslon yaitu Maksi Ngkeros yang dianggap telah melakukan black campaign dalam salah satu kegiatan kampanye dari calon bupati nomor urut satu tersebut.















