Wimboh Santoso mengatakan pencatatan KIK EBA Mandiri JSMR01 adalah yang pertama bagi instrumen KIK EBA yang berbasis “future revenue”. “Ini sebagai salah satu wujud komitmen pasar modal dalam mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur. KIK-EBA PT Jasa Marga (Persero) Tbk merupakan surat berharga Hak atas Pendapatan Tol Jagorawi dengan nilai penerbitan Rp2 triliun,” terangnya
Ia memperkirakan sektor jasa keuangan tahun ini menyalurkan pembiayaan sebesar Rp717 triliun yang 73 persen berasal dari perbankan nasional, 24 persen dari pasar modal, dan sisanya IKNB. “Tahun ini Pasar Modal diperkirakan akan dapat menghimpun dana sebesar Rp170,1 triliun,” pungkasnya. ***















