JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak melemah pada Senin (09/9/2024). Perkiraan ini seiring melemahnya pasar saham di Amerika Serikat (AS) dan regional.
Pada Senin (09/9/2024) pagi ini, indeks Kospi terpantau melemah 1,79%. Indeks Nikkei 225 juga mencatatkan pelemahan 3,13%.
“Kami memperkirakan IHSG bergerak melemah, dikarenakan melemahnya pasar AS dan regional,” tulis tim riset PT Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (09/9/2024).
Sementara itu, pasar saham AS ditutup melemah pada Jumat (06/9/2024).
Indeks Dow Jones ditutup turun 1,01%, S&P 500 melemah 1,73%, dan Nasdaq tergerus 2,55%. Pasar AS ditutup melemah karena rilis data pekerjaan di AS bulan Agustus yang lemah.
Kemudian, pasar komoditas mayoritas melemah pada Jumat (06/9/2024). Harga minyak WTI turun 2,42% ke US$67,67 per barel, harga minyak Brent turun 2,24% ke US$71,06 per barel, harga batubara naik 0,36% di US$141 per ton, dan CPO turun 0,46% ke MYR3,901. Harga emas terpantau melemah 0,71% ke US$2,497 per toz.
Pada Jumat (06/9/2024), IHSG ditutup menguat 0,53% ke level 7.721,90. Investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp1,028 triliun.
Di Pasar Reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp1,330 triliun, dan di Pasar Negosiasi tercatat net sell asing sebesar Rp302,3 miliar.












