Ada juga yang menyarankan agar Fahri membandingkan tebalnya cuitan dia di Twitter dengan kerja di di DPR, seperti yang ditulis akun @nidarubini. “Usul: bandingkan dengan prolegnas yg sudah selesai selama anda menjabat, lebih tebal mana?” kicaunya.
Selain pihak kontra, ada juga beberapa yang pro dengan ide Fahri. Misalnya akun @monstreza yang mengatakan ide Fahru membukukan cuitannya sebagai langkah yang bagus. “Cakep, Bang. Judulnya apa?”***














