“Sangat penting untuk kita untuk kaum buruh di Indonesia untuk bekerjasama dengan pemerintah, pengusaha dan menyusun undang-undang keternagaan kerja adil, baru dan inklusif bagi hak-hak buruh di Indonesia.”
Yoshida juga mengapresiasi kontribusi para pemimpin serikat buruh di Indonesia dalam menyukseskan perayaan ini.
“Saya berterima kasih kepada pemimpin buruh anggota di Indonesia, Andi Gani, Said Iqbal, Elly Silaban, telah menjemput kami,” ucapnya.
Ia menutup pidatonya dengan penekanan bahwa kekuatan utama dalam perjuangan buruh terletak pada kesatuan dan kebersamaan.
“Akhir kata dari saya, perayaan Hari Buruh Internasional hari ini tidak mungkin terjadi tanpa persatuan dan solidaritas,” pungkasnya.















