JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan komitmennya mengembangkan program ekonomi keumatan seperti Bank Wakaf Mikro (BWM). Salah satu yang disasar adalah Pondok Pesantren (Ponpes).
“Kita dirikan di pondok-pondok yang memiliki lingkungan komunitas bisnis yang baik, sehingga berkembanglah ekonomi umat. Karena saya juga cek langsung ke beberapa pondok yang berjalan ini, alhamdulillah sangat baik,” ujar Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan para Kiai/Habib se-Jadetabek, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (7/2) siang.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menjawab mengenai kriminalisasi ulama atau anti Islam. Menurutnya, isu mengenai anti Islam dan ulama itu tidak berdasar karena dirinya lah yang menandatangani mengenai Hari Santri.
“Bagaimana anti islam, anti ulama. Tadi sudah disampaikan, Ketua Umum MUI. Yang tanda tangan hari santri itu siapa?” ujar Presiden.
Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan untuk pengembangan ekonomi umat melalui BWM berkembang dengan baik karena telah ada yang berpindah dari berjualan keliling menjadi memiliki warung misalnya.
“Yang dulunya misalnya di lingkungan itu ada bakso di gerobak, setelah mendapatkan pinjaman dari Bank Wakaf Mikro bisa memiliki warung, jualan di warung. Yang dulunya jualan gorengan, setelah mendapatkan bantuan dari Bank Wakaf Mikro bisa berjualan gorengan dan nasi uduk. Ya memang ini ekonomi super mikro yang kita tuju memang ke sana,” tambahnya.















