Dari pengalaman sebagai fotografer, Darwis mengatakan, seorang tukang photo menangkap satu momen atau sosok manusia itu lengkap dengan energinya.
Meski dipoles dengan cara apapun jelasnya, mata seseorang atau obyek photo itu tidak bisa berbohong. “Dari pancaran matanya, Ahok tidak berbohong. Karena itulah, dengan kapasitas saya, saya berani bertaruh bahwa Ahok tidak pernah berbohong. Itulah kenapa saya berani mempertaruhkan reputasi saya mendukung pak Ahok,” ucapnya.
Senada dengan Darwis, artis Verlita Evelyn mengaku pasangan Basuki-Djarot berpeluang unggul dengan prosentasi keunggulan diatas 50%. “Saya melihat konstelasi akhir-akhir ini secara politis dan sosiologis Basuki-Djarot berpeluang 50% lolos satu putaran. Kita berusaha dan berdoa agar besok hasilnya bisa memuaskan dimenangkan oleh pasangan nomor urut dua,” kata Verlita Evelyn.
Wanita kelahiran Surabaya, 1 Desember 1983 dan suaminya, Ivan Saba memang sangat loyal mendukung pasangan gubernur petahana. Meski isu penistaan agama kembali santer diumbar menjelang H-1, Verlita mengaku tidak terpengaruh. “Kasunya sudah diproses secara hukum. Jadi biarkan hukum yang memutuskan. Kalau saya di sini pendukung, saya enggak mau mencampuradukan soal itu,” jelas Verlita.













