PONTIANAK-Potensi pertumbuhan tingkat imbal hasil (return) investasi yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun menjadi daya tarik bagi investor asing untuk menanamkan dananya di pasar modal Indonesia.
Sepanjang 2014, level Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menjadi salah satu acuan potensi return investasi di pasar modal Indonesia tercatat mengalami kenaikan yang lebih tinggi dibandingkan peningkatan level indeks bursa di negara lainnya.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, di sepanjang 2014 sampai dengan akhir Oktober 2014, level IHSG telah mengalami kenaikan 19,08% dari 4.274,18 poin di akhir 2013 menjadi 5.089,55 poin per 31 Oktober 2014.
Dalam periode yang sama, persentase peningkatan level IHSG telah melampaui peningkatan indeks harga saham di bursa-bursa negara lain seperti Shanghai Stock Exchange (14,38%), New York Stock Exchange (4,28%), Singapore Exchange (3,37%), Australia Stock Exchange (2,84%), Tokyo Stock Exchange (2,41%), Bursa Malaysia (0,23%), dan Korea Exchange (-2,33%).
“Hal ini menunjukkan sepanjang Januari – Oktober 2014, potensi imbal hasil investasi di pasar modal Indonesia lebih menjanjikan dibanding bursa-bursa di negara lain tersebut,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BEI Pontianak Taufan Febiola seperti dikutip dari www.idx.co.id, Kamis (27/11).















