Sependapat dengan Ina, I Gusti Agung Amara, 37 tahun, mengatakan bahwa menjatuhkan pilihannya pada pasangan Basuki Djarot karena kinerja Basuki yang bagus dan orang-orang kelas bawah sejahtera. “Kalau soal kasus penistaan agama saya tidak percaya, ini masalah politik,” tegas lelaki yang lahir di Jakarta dari kedua orang tua asal Karangasem, Bali. “Insya Allah tanggal 15 Febuari 2017 saya akan mencoblos Ahok bersama istri saya dan tetangga-tetangga saya. Jika Ahok menang tentunya tempat saya tinggal yang masih banjir walau hanya dalam waktu dua jam tidak akan banjir lagi. Tetapi kalau sampai kalah, tempat saya akan terus banjir dan tidak tahu kapan akhirnya, “ujar lelaki yang memeluk islam semenjak 13 tahun lalu ketika mengawini perempuan asal Jakarta bernama Latifah.













