Untuk kuartal kedua jelasnya, laba bersih meningkat 20% menjadi SGD 1,37 miliar, didorong oleh kenaikan persentase dua digit dalam pendapatan bunga bersih dan pendapatan jasa. Momentum bisnis selama kuartal tersebut sehat karena pertumbuhan pinjaman korporasi dan nasabah, yang mendasari tren perkembangan margin bunga bersih dan pendapatan jasa, dapat dipertahankan. Hasil tersebut dimoderasi oleh pendapatan perdagangan yang lemah,” pungkasnya














