JAKARTA-Selama enam bulan pertama tahun ini, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) hanya mampu membukukan laba bersih Rp20,71 miliar atau ambles 44,91 persen (y-o-y), lantaran pendapatan usaha di Semester I-2023 tercatat anjlok.
Berdasarkan laporan keuangan ADCP yang dikutip Rabu (26/7), pada semester pertama tahun ini jumlah pendapatan ADCP cuma senilai Rp210,45 miliar atau melorot 31,67 persen dibanding periode yang sama di 2022 sebesar Rp307,98 miliar.
Seiring dengan penurunan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan ADCP selama enam bulan pertama tahun ini tercatat Rp156 miliar atau lebih rendah 35,07 persen (y-o-y).
Namun, laba bruto perseroan di Semester I-2023 masih terpantau menurun hingga 19,59 persen (y-o-y) menjadi Rp54,45 miliar.
Kinerja income statement ADCP di Semester I-2023 tampak semakin diperburuk oleh jumlah beban usaha yang melambung 26,95 persen (y-o-y) menjadi Rp30,85 miliar.
Sehingga, laba usaha di paruh pertama 2023 menjadi Rp23,6 miliar atau jauh lebih rendah dibanding periode yang sama di 2022 sebesar Rp43,42 miliar.
Adapun jumlah laba sebelum pajak untuk periode yang berakhir 30 Juni 2023 tercatat senilai Rp20,87 miliar atau terjerembab hingga 44,48 persen dibanding periode yang berakhir 30 Juni 2022 sebesar Rp37,59 miliar.














