Secara nominal, laba operasional pada periode Januari-Juni 2023, juga naik sebesar 21,1% menjadi Rp18,5 miliar.
Pun demikian dengan marjin laba bersih, melesat 4,3%, dibandingkan 3,4% pada Juni 2022.
“Pendekatan operational excellence yang kami terapkan adalah kunci keberhasilan. Kami bisa memproduksi kain khusus dan menghasilkan kain sesuai dengan kriteria pelanggan dengan tetap menghasilkan marjin keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan kain standar. Untuk jangka panjang kami mengharapkan strategi ini akan membuahkan sustainable growth,” jelas Karsongno, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (3/8/2023).
Karsono mengatakan, sebagai salah satu produsen tekstil terbesar, BELL memiliki mesin tekstil mutakhir yang bisa meningkatkan efisiensi biaya operasional.
Perseroan juga punya tenaga kerja terlatih yang memberikan nilai tambah pada produk yang dihasilkan.
BELL berencana membuka 14 titik penjualan baru pada 2023.
“Apa lagi setelah menerima respon penjualan positif pada perayaan Idul Fitri di Kuartal II lalu,” tandas Karsono. (ANES)













