JAKARTA-PT Buana Finance Tbk (BBLD) membukukan laba Rp48,21 miliar (Rp29,29 per saham) pada semester I 2023, meningkat 117,2% jika dibandingkan Rp22,19 miliar (Rp13,48 per saham) pada periode sama 2022.
Seperti tergambar dalam laporan keuangan per Juni 2023, dikutip Kamis (14/9), pendapatan bersih emiten pembiayaan itu tumbuh 19,15% menjadi Rp338,52 miliar pada semester I 2023, dari Rp284,08 miliar pada semester I 2022.
Penyumbang terbesar pendapatan BBLD pada semester I 2023 dari pembiayaan konsumen yakni sebesar Rp209,73 miliar, naik 22,12% dari Rp171,73 miliar pada semester I 2022.
Seiring pendapatan, beban usaha BBLD juga naik 8,34%, jadi Rp277,73 miliar pada semester I 2023, dari Rp256,35 miliar pada periode sama 2022.
Akan tetapi, laba sebelum pajak BBLD tumbuh 119,19% jadi Rp60,79 miliar pada semester I 2023, dari Rp27,73 miliar pada semester I 2022.
Kinerja keuangan yang tumbuh belum berimba positif terhadap harga saham Perseroan di bursa.
Pada periode 30 Desember 2022 sampai dengan 12 September 2023, harga saham BBLD turun 39%, dari 1.100 per saham menjadi Rp670 per saham. (ANES)