JAKARTA-PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) membukukan laba bersih sebesar Rp145,31 juta (Rp0,66 persaham) pada semester I 2023.
Angka ini merosot 94,18% dibandingkan laba bersih AIMS pada semester I 2022 yang mencapai Rp2,49 miliar (Rp11,34 per saham).
Menurut laporan keuangan AIMS per Juni 2023 dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/9), anjloknya laba bersih seiring pendapatan usaha perseroan yang merosot sebesar 52,30%, dari Rp20,46 miliar per Juni 2022 menjadi Rp9,76 miliar.
Perseroan mencatat laba bruto sebesar Rp596,41 juta pada semester I 2023.
Pencapaian ini turun sekitar 79,09% dibandingkan laba bruto yang dicatat pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,85 miliar, kendati beban pokok penjualan berkurang sebesar 48%, dari Rp17,61 miliar menjadi Rp9,16 miliar.
Di tengah penurunan pendapatan usaha, beban umum dan administrasi perseroan mengalami peningkatan 29,42%, dari Rp360,97 juta menjadi Rp467,15 juta.
Hal ini mengakibatkan laba usaha AIMS merosot sebesar 94,82%, dari Rp2,49 milari per Juni 2022 menjadi Rp129,26 juta per Juni 2023.
Emiten di bidang perdagangan batubara ini mencatat total aset Rp19,13 miliar per 30 Juni 2023.
Jumlah ini turun 34,73%, dari total aset sebesar Rp29,31 miliar per 31 Desember 2022.












