JAKARTA – PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) selama enam bulan pertama tahun ini, hanya membukukan laba bersih Rp203,15 miliar atau menurun 16,59 persen (year-on-year).
Berdasarkan laporan keuangan ARNA di Semester I-2024 yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (23/7), perusahaan pemegang merek Arwana Ceramics ini mencatatkan nilai penjualan sebesar Rp1,22 triliun atau terkoreksi 0,81 persen (y-o-y).
Di tengah penurunan penjualan tersebut, ARNA justru mengalami kenaikan beban pokok penjualan di Semester I-2024 sebesar 6,41 persen (y-o-y) menjadi Rp803,37 miliar, sehingga laba bruto selama enam bulan pertama tahun ini menjadi Rp418,12 miliar atau merosot 11,14 persen (y-o-y).
Laba usaha ARNA di paruh pertama 2024 tercatat hanya Rp261,92 miliar atau mengalami penurunan 16,53 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2023 sebesar Rp313,79 miliar.
Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan yang dicatatkan ARNA di Semester I-2024 sebesar Rp261,93 miliar atau melorot 17,31% (y-o-y).
Penurunan ini terutama tertekan oleh lonjakan beban keuangan sebesar 63,66 persen (y-o-y) menjadi Rp6,71 miliar di tengah penurunan pendapatan keuangan sebesar 5,48 persen (y-o-y) menjadi Rp6,71 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di Semester I-2024 yang sebesar Rp57,76 miliar, maka laba tahun berjalan yang dibukukan ARNA menjadi Rp204,18 miliar atau merosot 16,98 persen (y-o-y).














