JAKARTA – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) selama enam bulan pertama tahun ini, membukukan laba bersih Rp1,6 triliun atau bertumbuh 12 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024.
“Danamon mencatatkan laba bersih konsolidasian untuk periode berjalan Semester I-2025 sebesar Rp1,6 triliun atau bertumbuh 2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Chief Financial Officer BDMN, Theresia Adriana Widjaja saat konferensi pers secara virtual, Rabu (30/7).
Dia menyebutkan, pertumbuhan laba bersih BDMN tersebut ditopang oleh perbaikan biaya kredit (CoC) yang bersamaan dengan pertumbuhan pemberian pinjaman dan juga penghimpunan dana, serta kualitas aset yang tetap terjaga dengan baik.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BDMN, Daisuke Ejima mengatakan, selama enam bulan pertama tahun ini Danamon mampu melanjutkan momentum pertumbuhan pada penyaluran pinjaman dan penghimpunan dana, yang berjalan seiring dengan capaian profitabilitas yang baik dan kualitas aset yang terjaga.
Dia menyebutkan, capaian positif tersebut merupakan hasil dari komitmen Danamon dalam menjalankan bisnis dengan tata kelola yang baik dan mengedepankan prinsip kehati-hatian, sebagai landasan dari strategi Tumbuh Bersama sebagai Satu Grup Finansial.














