Pada aspek rentabilitas, Danamon membukukan margin bunga bersih (NIM) sebesar 7 persen.
Capaian profitabilitas dan pertumbuhan bisnis tersebut tetap bersamaan dengan kualitas aset yang terjaga. Rasio loan-at-risk (LAR) atau membaik 210 basis poin (y-o-y) mencapai 9,9 persen.
Rasio cakupan NPL (NPL coverage ratio) mencapai 279,2 persen, sedangkan rasio NPL bruto membaik 40 basis poin (y-o-y) menjadi 1,8 persen.
Daisuke menyampaikan, kinerja positif BDMN juga tercermin dari sisi operasional, sejalan dengan investasi untuk membangun fondasi yang mendukung kemajuan bisnis, termasuk investasi pada perbankan digital, branding, sumber daya manusia dan transformasi kantor cabang.
Pada Mei-Juni 2025, Danamon bersama ADMF dengan dengan dukungan MUFG, kembali menjadi Official Bank Partner dan Official Multifinance Partner dalam penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2025 —yang merupakan keikutsertaan untuk tahun keempat— sebagai wujud komitmen mendukung industri otomotif di Indonesia.
Dari sisi digital, BDMN melakukan pembaruan aplikasi dan peningkatan kapabilitas untuk D-Bank PRO, solusi perbankan digital personal Danamon, dengan desain aplikasi baru yang memungkinkan nasabah melihat dasbor portofolionya secara keseluruhan (360 portfolio dashboard) dan memantau transaksi mata uang asing kapanpun dan di manapun (24/7 FX Transaction).














