Meski begitu, tidak semua lini usaha bergerak positif. Asuransi kendaraan bermotor tercatat turun 6,2 persen menjadi Rp9,39 triliun, sementara penerbangan (aviation) anjlok 23 persen menjadi Rp679 miliar.
Total Klaim Industri Asuransi Umum
Dari sisi klaim, total klaim industri asuransi umum mencapai Rp21,17 triliun, naik tipis 1,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan klaim terbesar terjadi pada asuransi marine hull yang melonjak 40,2 persen menjadi Rp713 miliar.
Sebaliknya, sejumlah lini mencatat penurunan tajam, seperti aviation sebesar 54,1 persen, energy offshore 58,8 persen, dan personal accident 42,7 persen.
“Pertumbuhan klaim terbesar memang datang dari marine hull. Namun secara total, industri berhasil menjaga pertumbuhan klaim di level rendah, hanya 1,4 persen, sehingga rasio masih terjaga,” kata Trinita.
Dengan tren ini, industri asuransi umum dipandang masih berada pada jalur positif di tengah tantangan ekonomi dan ketidakpastian global.
“Kami optimistis, kinerja ini menjadi modal kuat bagi industri untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun,” pungkasnya.













